Posts filed under 'Rasya'
Ini cerita masih anget banget..Kamis sore, Rasya les ballet dan aku jemput dia abis pulang kantor. Karna mobil masih di bengkel, Rasya berangkat dan pulang naik taxi sama bude. Kemaren begitu bubar kantor aku langsung menuju Paun, berhubung sopir taxi yg aku pake dari kantor ke Paun agak2 mengerikan bawanya, kayak sopir baru yg gak berani motong jalur sama sekali di kemacetan Sudirman, aku memutuskan tidak melanjutkan perjalanan sampe Bintaro dengan sopir ini. Aku pikir, cari taxi lagi aja dari Paun nanti, lagian mo ketemu juga dengan temen2ku di Paun dulu.
Tapi karna ini bulan puasa, banyak taxi yg ogah ngangkut pas jam-jam buka. Alhasil, aku, Rasya dan bude menunggu agak lama di Paun untuk dapet taxi. Karna banyak bajaj lewat, aku putuskan naek bajaj dulu ke Blok M Plaza dan baru nyari taxi di situ, pasti banyak. Eh, ini Rasya dideketin sama BMW (Bajaj Merah Warnanya) udah tereak duluan.. “Ndak mau..ndak mau bunda naik itu”.. Wah..mulai deh menerangkan dulu apakah bajaj itu dan mengapa kita harus naik bajaj sekarang. Akhirnya setelah ngobrol dan nunjukin gaya naik bajaj, Rasya sepertinya berubah pendapat dan mau naik bajaj.
Kebetulan banget yang lewat bajaj biru BBG, jadi gak berisik dan daya guncangnya minimalis
Pas naik, Rasya heboh lagi,”ndak mau bunda, mo naik taxi..ndak mau ini..”, tapi pas bajaj biru udah jalan, dia mulai keasikan naik bajaj. Tapi begitu bajajnya disalip taxi, Rasya bilang..”bunda, turun yuk.ceca mau nak taxi” hehehee..Aku udah bilang, sebentar lagi kita turun dan naik taxi. Trus dia ngoceh..”Naik taxi sama bunda, sama bude, sama ceca..” Aku bilang ” Iya, kalo abangnya diajak gak?” kataku sambil nunjuk di abang bajaj. Rasya langsung bilang,”Ndak..ndak boleh!” huehehe..sampe si abangnya merasa bersalah gitu dan bilang,”Adeknya gak mau naik bajaj ya bu?” hehehe..
Sampe di Blok M Plaza, pas turun malah dia sempet daadadada ke abang bajajnya..”bei..bei..”(bye..bye..) huahahahaa…gak konsisten nih bocah
Trus kita nunggu taxi, beberapa kali espress melulu yg lewat dan jauh2 Rasya udah nolak naik taxi ini..”Ndak mau bunda, ndak mau.. taxi bilu..taxi ceca..” Dia udah faham bener kalo naik taxi haru blue bord, warna biru dan taxi biru itu adalah taxi ceca
Akhirnya, dapet juga blue bird. dari jauh Rasya udah bilang..”Bunda, mau..taxi ceca…” Alhamdulillah sopirnya baik juga, taxinya pas dapet yg bagus juga..sampe dalem taxi, Rasya ngoceh lagi.”Taxi bilu bunda..taxi ceca” sampe sopir taxinya ketawa..”Makasih ya adek milihnya taxi blue bird” hehehe.. Pas aku tanya lagi ke Rasya..”Gimana naik bajaj? enak kan? mau lagi?”.. Dia langsung bilang..”Sama bunda, sama bude…naek anggot..(maksudnya angkot..) :))
September 5th, 2008
Berikut ini beberapa ocehan si bocah, smoga bisa membuat tertawa
Mother&Baby Fair, Balai Kartini, di stand Nut**l*n :
Rasya lagi asik maen perosotan yang disediain di stand sufor itu
sambil teriak “ayah…aku tinggi..aku tinggi..”
ayah : Iya.. yuk masuk terowongan dulu trus turun sendiri pake perosotan yaa..
ceca : iya..
pas duduk siap2 merosot, ada mbak SPG mendekati sambil bawa nampan dan menyapa ramah :
mbak : selamat siang dede.. namanya siapa?
ceca (sambil nyengir dan sedikit malu) : ceca..
ceca : ayah..mbak waitress.. (hihihi…ini gara2 rasya suka nonton barney yang ada main peran profesi gitu, salah satunya waitress dan dia suka gaya kakak di barney pas bawa nampan trus isinya jatoh semua..”gubrak!” pasti dia ketawa2 sambil niruin double u..waitress..gubrak!!)
mbak : haha..pak, dede-nya minum susu apa?
ayah : coba tanya langsung ke anaknya aja mbak..
mbak : dede minumnya susu apa?
ceca : nenen!
mbak : oh…bagus..masih nenen ya.. umur berapa?
ayah : 2 tahun mbak.
mbak : oya? sebaiknya mulai ditambah susu formula pak, kan ini banyak tambahan vitaminnya.
ayah : anak saya minum susu cair.
mbak : boleh coba susu ini, pak? (sambil nyodorin gelas plastik kecil ke rasya)
ceca : ndak mau ayah… ceca ndak mau susu!
ayah : maaf ya mbak..
ceca :ayah..perosot!! sekarang ayah..
=====================================
bunda : bunda pergi dulu ya, mau ke pasar, belanja
ceca : (sambil pegang dadanya…) aku…ceca..ceca ikut ya? boleh?
bunda : coba tanya ayah, ceca boleh ikut ndak
ceca : ayah, ceca ikut ke pasar..pake sandal kura
ayah : boleh..mau beli apa di pasar?
ceca : telor rebus, pahetti..(spaghetty), ama onyek..onyek=balon monyet naik motor..hihihi)
ayah : ya udah yuuk.. bunda yang nyetir ya?
ceca : ndak boleh…bunda ndak boleh…bunda duduk sini, ayah nyetir (ngatur tempat duduk di mobil adalah otoritas dia, jadi kalo pas mau bunda duduk di belakang ya harus di belakang, kalo maunya belakang sebelah kanan ya harus di situ, berarti bude di belakang sebelah kiri..hihihi..)
================================
bunda : hari ini rasya sekolah yaa..nanti ketemu teman-temannya ya, ada nita, ada chiara, malika..sama bu novi dan bu siapa nak?
ceca : bu nani..ceca mo ayun di sekolah
bunda : iya, boleh tapi gantian sama temennya ya
ceca: liat pattung, bunda… pim bunda
bunda : ya boleh, tapi kan sekolah dulu baru bisa ke pim
pas di jalan, kita nggak lewat kartika utama pdk indah yg banyak patungnya, rasya protes.
ceca : patung pipis, mana? pim?
bunda : nanti ya pulang dari sekolah kita lewat sana
ceca: naek taksi?
bunda : nggak, kan bawa mobil
ceca : bawa patung pipis sekolah, bunda
bunda : patung pipis kan bukan punya ceca, punya eyang warsito (pemilik salah satu rumah di pdk indah, gak jauh dari PIM)
ceca : eyang ceca?
bunda : bukaaaaaaaannnnnn…..jangan ngaku-ngaku yaaa…hehehehe..
==================================
August 28th, 2008
Aku posting artikel ini yang aku ambil dari ayahbunda online, kalo gak salah..lupa copy url-nya. Tapi ini pas banget dengan yang aku alamin sekarang-sekarang ini. Rasya udah banyak banget berulah. Handling big emotions..waduuh! mesti meningkatkan kadar sabar sampe setinggi mungkin
Artikelnya dulu yaa..nanti aku posting lagi bagaimana akrobat perilaku Rasya ketika memasuki usia 2 tahun dan udah mulai masuk sekolah rutin 2 kali seminggu. Hmm..banyak perubahan!
*Serba Serbi si 2 Tahun***
Pintarnya memang mengagumkan. Tapi ia suka membantah dan sulit diatur.
Anak diusia 2 tahun adalah masa-masa unik penuh ‘ketegangan’ sekaligus
kelucuan dan kebanggaan. Kelasakannya dan keingintahuan yang besar membuat
anak usia ini dijuluki *’The Terrible Two’* . Padahal dengan mengenal dan
memahaminya, sebutan *’The Terrific Two’* lebih pantas untuknya.
*Perkembangan Fisik***
* ***Bobot dan tinggi badang bertambah cepat. Proporsi kepala dan tubuhnya tidak
lagi 1:3 seperti di usia sebelumnya. Keterampilan gerak yang dicapai:
c) Keseimbangan & Koordinasi Meningkat
Tak lagi mudah terjatuh, ia mampu berlari cepat, memanjat, melompat dan
siap jungkir balik. Naik turun kursi dilakukannya dengan mulus.
Di sisi motorik halus, mampu memainkan benda dengan gerakan yang halus,
dan jarang menjatuhkannya. Ia dapat menyusun balok-balok besar dan
melepaskannya kembali.
(c) Suka Mengupil
Sebagai awal bereksperimen menggunakan jari tangan. Gerak motorik halus
jemarinya bisa mengambil sesuatu dari lubang hidungnya yamg sempit. Tantu ia
tak bermaksud jorok. Berikan saja selembar tissue atau sapu tangan agar
aktivitas ini tidak sampai melukai lubang hidungnya. Ajarkan juga bahwa
mengupil sebaiknya dilakukan di kamar mandi, saat ia mandi. Buktikan
kata-kata Anda dengan mengajak anak membersihkan rongga hidungnya sembari
mandi.
* *(c) Kadang Ngompol di Siang Hari
Karena sudah lancer bicara, seharusnya ngompol di siang hari tidak sering
terjadi. Mengenal keinginan untuk buang air kecil kadang-kadang sulit
untuknya sehingga ketika ia mengaakan, “Mau pipis”, urin sudah terlanjur
mengucur. Atasi dengan mengajaknya pipis setiap satu jam, dan tanggap ketika
ia berkata “Mau pupup”, meski kadang-kadang batal. Tak apa, ia sedang
mengenali tubuhnya.
*Pintar Bicara***
Kalimat yang diucapkan sudah lengkap meski kadang membingungkan. Sekali
pesannya sampai pada Anda, ia semakin aktif berbicara.
(c) Menyebut nama-nama benda
Paham perintah, kadang-kdang masih bingung menggunakan kata ‘mu’ dan ‘ku’.
Ia juga bereksperimen dengan nada suara.
(c) Beteriak menjadi cara meminta perhatian dan memaksa.
Yang awalnya ‘berlatih’ suara lalu jadi kebiasaan. Cegah hal ini dengan
memberi tahu ada cara lain yang lebih baik, yaitu berbicara. Bila anak anda
selalu berteriak saat meminta sesuatu, abaikan teriakannya.
(c) Mulai melawan
Apa yang ditawarkan padanya, jawabnya “Nggak mau”. Membujuk si kecil makan,
mandi, gosok gigi dan seterusnya membutuhkan konsistendi Anda. Sekali
mengatakan gosok gigi penting, perlawanan anak tak boleh dibiarkan. Gunakan
cara halus untuk membujuk. Melawan bisa jadi kebiasaan dan membuat orang tua
kehilangan kendali atas anak.
* *
*Perkembangan Sosial-Emosi***
Arahnya mulai positif. Ia mulai belajar tentang *relationship* dan
kadang-kadang dapat membayangkan bagaimana perasaan orang lain (empati).
Anak tahu apa yang ia mau, kemudian ia *bossy*.
(c) Mulai berminat bermain bersama teman, tapi hanya sebentar saja.
Mereka bermain bersama, tetapi tidak terjadi interaksi. ‘Acuh-acuh butuh’
merupakan ciri anak di usia ini yang seringkali tidak mau ditolong. Padahal
dilain kesempatan, ia menangis keras mencari-cari ibunya.
(c) Temper tantrum Karena ia tahu apa yang ia mau, dan sadar keinginannya bisa
terpenuhi bela ia mengamuk. Mengamuk juga bisa terjadi bila anak kelelahan.
Cari tahu penyebabnya bila si kecil mengamuk. Bila ia letih, tenangkan
dengan pelukan, kemudia ajak ia beristirahat. Bila mengamuk merupakan
caranya ia mendapatkan keinginannya, bantu anak menghindarkan diri dari
bahaya. Misalnya ia mengamuk dan membenturkan kepala, segera peluk si kecil
dan jelaskan keinginannya tidak bisa dipenuhi sekarang.
* *
*Perkembangan Berpikir Luar Biasa***
* *
Anak usia 2 thn yakin orang tuanya selalu tahu isi pikirannya. Hati-hati
berbicara di dekatnya. Ia bisa merasa cemas saat mendengar suatu masalah.
Ketrampilannya berpikir meningkat, dan ia tahu benda itu tetap ada jika
tidak tampak di depan matanya. Bahkan terkadang ia dapat menemukan benda
yang ‘hilang’ dengan mengandalkan ingatannya.
(c) Sulit membedakan mimpi, khayalan dan kenyataan.
Itu sebabnya saat tidur dan bermimpi, anak bisa mengangis serius. Bermain
pura-pura sangat dinikmatinya. Mengarang-ngarang gambar dilakukannya dengan
crayon dan kertas walau masih menyerupai benang kusut.
(c) Asyik dengan diri sendiri dan tidak ada kontak dengan orang lain perlu
diwaspadai.
Meski ia pintar tapi bila tak mau berinteraksi dengan orang lain, sering
celaka dan tak dapat berhenti sejenak, pertanda ada masalah. Segera bawa ia
ke dokter untuk mendeteksi kelainan yang mungkin dialaminya.
*Masalah Lain*
(c) Belum bisa makan sendiri di usia ini merupakan masalah meski tidak serius.
Umumnya anak usia ini sangat ingin makan sendiri sehubungan dengan
ketrampilan motorik halusnya. Tingkakan ketrampilan anak untuk makan sendiri
dengan melatihnya setiap saat. Memasukkan makanan ke dalam mulut menggunakan
tangan tidak sulit. Bila anak sudah melakukan itu, ketrampilan berikutnya,
makan menggunakan sendok segera ia minati.
Sediakan sepiring kecil makanan dan sendok, biarkan anak belajar menyendok
makanannya. Jangan takut berantakan, jangan takut kotor. Berantakan bisa
dirapikan dan kotor bisa dibersihkan. Ketrampilan anak anda lebih penting
ketimbang lantai rumah. Mengejar keterlambatan lebihlebih sulit dilakukan.
(c) Pilih-pilih makanan.
Anak usia 2 thn umunya ingin makan segala yang ada diatas meja makan, dan
ingin mencoba setiap makanan yang dimakan orang dewasa. Menghindarkan anak
dari aneka makanan, bisa menjadi salah satu penyebab anak pilih-pilih
makanan. Ia hanya mau makanan dengan rasa dan aroma yang sudah sangat akrab
dilidahnya, atau dengan tekstur makanan yang memudahkannya mengunyah. Karena
hanya itulah yang diterimanya selama ini. Perkenalkanlah anak dengan aneka
jenis makanan dengan berbagai tekstur. Anak belajar dari meniru, juga dalam
hal makan. Ajak anak makan bersama dan berikan ia makanan yang ingin ia
coba.
(c) Menolak toilet training bisa terjadi.
Ia memilih ngompol atau pup di celana ketimbang meminta diantar ke kamar
kecil. Ini bisa berlangsung sampai beberapa bulan setelah usianya yang
kedua. Menyebalkan? Tentu karena dalam hitungan bulan, si kecilakan masuk
kelompok bermain. Apalagi kemandirian merupakan syarat utama. Mengungkapkan
kebutuhan merupakan bagian dari kemandirian itu. Tentu anak tak perlu
dihukum atau ditakut-takuti. Jelaskan saja mengapa ia tak boleh ngompol atau
pup di celana. Kenalkan anak konsekuensi dengan memintanya membantu anda
membersihkan bekas ompolnya di lantai.
August 19th, 2008
Masih cerita lucu Rasya di sekolah barunya. Hari Rabu, pas hari kedua masuk sekolah, Rasya udah tambah berani, setidaknya dia nggak nangis lagi, meskipun masih minta ditungguin sama bude di kelas. Trus setiap kali sekolah itu memang ada snacking time gitu..alias nyemil2, buka bekal dan makan bareng temen-temen sekelasnya.
Rasya paling seneng snacking time, selain harus cuci tangan dulu dan itu berarti main air..hehhe..Rasya juga memang doyan makan. Temen-temennya pada bawa bekal biskuit, french fries, cookies, sosis.. Rasya kemaren pas hari pertama bekal pudding buat snack-nya dan tetep bawa bubur sayur (lagi minta bubur buat sarapan dan makan siang). Harusnya namanya snacking kan ya cuma puddingnya dong yang dimakan. Menu utamanya nanti pas udah pulang sekolah, eh..Rasya makan pudding plus bubur.
Dan ternyata itu berulang di hari kedua. Snack-nya aku bawain martabak bihun-sayur-keju dan dia juga bawa makan siang nasi+fillet gurame bumbu kuning. Rasya selalu bawa menu utama, karna jarak sekolah dan rumah lumayan jauh dan kadang2 macet. Pasti gak keburu deh, dia udah kelaperan sepulang sekolah.
Pas hari kedua itu, Rasya makan martabak iya, abis itu lanjut makan nasi. Padahal abis snacking time itu sebenernya masih ada kegiatan lanjutan di kelas. Jadi temen2nya udah pada balik ke kelas, Rasya masih asik aja makan. Aku tanya ke bude, sama gurunya gak dibilangin? kata bude, gurunya gak tega..soalnya Rasya makannya asik banget dan lahap.
Akhirnya sekarang aku dan Oka selalu bilangin ke Rasya, kalo di sekolah makannya cemilan dulu, baru nanti kalo udah pulang, boleh makan lagi di mobil. “Itu namanya makan snack, sayang..Lunch nanti di mobil ayah ya..” kata Ayahnya. Jadi, Rasya kalo di sekolah snacking or lunch? Jawabnya pasti dan kenceng… LUNCH!!!! hueheheheheee…
Susaaaaah…. dasar ortunya pada doyan makan..anaknya ngikut deh!
July 25th, 2008
Jadi buronan!hehehhe..itulah peran Rasya pas hari pertama di TKAI, preschool yang sekarang diiikutin si boca ini. Di tengah-tengah pelajaran, dia kabur..minta main di halaman, main ayunan dan perosotan sama manjat2 sampe dicari gurunya
Hari pertama memang sedikit riweuh, nangis dan belum mau ikut gabung sama temen-temen dan gurunya. Padahal persiapan untuk ke sekolah baru ini udah aku perhitungkan. Udah 2 kali Rasya aku ajak bolak-balik untuk pendaftaran dan urusan administrasi lain, sambil biar dia kenal sama tempat bermain barunya, tapi hasilnya memang tidak semulus yang diharapkan
Di kelas TB-A, baru Rasya yang umurnya belum 2 tahun (baru Agustus nanti pas 2 tahun), jadi memang dia paling kecil. Temen2 lainnya, rata-rata 2,5 tahun. Murid di kelasnya nggak banyak, cuma ada 7-an kali yaa..dan gurunya ada 2, Ibu guru Novi dan Ibu guru Nany.
Di hari pertama kemarin, masih perkenalan dan gabung antara TB-A dan TB-B. Trus setengah waktunya baru dipisah, yang TB-B masuk kelas dan TB-A masih main di luar kelas, makan snack dan nyanyi2.
Rasya dari awal udah nangis, gak mau turun dari gendongan, padahal sebelumnya dia udah jalan-jalan di seputar kelasnya. Rasya memang tipe anaknya agak lama buat adaptasi. Setiap kali begitu, jadi memang ada trik sendiri biar dia mulai terbiasa. Dulu waktu di Gymboree juga gitu, ada kali 3 mingguan gitu gak mau langsung gabung, nangis dulu..trus abis itu liat dulu dari jauh, tapi dia ngikutin pelajarannya, trus baru deh mau gabung beneran. Pas kelas ballet juga sama…minggu pertama nangis2 heboh, sambil teriak “ndak mau..ndak mau”, minggu kedua udah mau tapi liat dari jauh dulu, trus mulai ikut gerakan2nnya, minggu ketiga udah mau gabung tapi setengah waktu kursus dan minggu berikutnya udah bisa ikut gabung dari awal sampe akhir.
Tapi Rasya itu kalo di rumah bisa ngulang pelajaran yang di sekolah, kadang kalo lagi main, dia main seperti yang diajarin di sekolah. Paling lucu, dia sekarang lagi seneng tiba-tiba ballet, jalannya jinjit trus muter-muter sambil tangannya di atas kepala. Trus lain waktu, dia terlentang dan kakinya nendang-nendang dinding kayak ngayuh sepeda..hehehe..Aku kira dia ngapain, ternyata itu diajarkan di kelas balletnya!!hehehe..
Pas sekolah kemarin juga gitu, awalnya gak mau gabung sama temen-temennya dan nangis. Tapi pas jam makan snack, dia udah mau makan dan duduk bareng temen-temennya. Hmmm..bekal snack temen-temen Rasya mengerikan.. sosis :D, french fries :D, nyamnyam biskuit dan cocolan coklat :D. Rasya kemarin bawa pudding dan kentang kukus daging cincang..Dasar si bocah doyan makan, asik aja tuh dia makan..palagi pas sebelum makan disuruh cuci tangan dulu, girang banget deh main air.
Abis makan snack, kembali ke kelas dan main bebas..tapi Rasya kabur..main di halaman, panas-panasan, gak mau anteng di kelas sampe dicariin gurunya..hehehe. Tapi abis itu mau lagi diajak kedalem dan mulai main lego sama temen-temennya.
Hari pertama Rasya sekolah kemarin yang nungguin aku sama bude, ayah lagi ada donor darah, jadi nggak bisa nungguin, cuma drop nganter dan jemput aja. Kalo pas di kelas, peraturan di sekolah Rasya, hanya boleh ditungguin oleh 1 orang dewasa selama 1 bulan. Tapi aku rasa ini fleksibel menunggu kesiapan anaknya. Kita liat Rasya nanti bisa dilepas sendiri pas hari ke berapa.. sekolah dan guru2nya sih asik, mereka tau kebutuhan anak, jadi gak dipaksain juga anaknya harus udah mandiri dan sosialisasi, justru di situ mereka kan belajar bareng untuk sosialisasi dan mandiri.
Begitu kelas selesai, Rasya gak mau dikasih stempel di tangan. Dia bilang,”ndak mau..buang..buang”..adoooh…padahal dulu di seaworld dia sampe minta distempel berkali-kali karna seneng. Sambil nunggu ayah jemput, dia main lagi perosotan, panjat2an, ayunan. Eh..begitu ayahnya dateng..dia lari ke mobil sambil teriak “Ayah..Ayah..ceca sekolah..pinter..” huehehehhee..bocah manipulatif banget yaaa…:)):)), Trus terjadi dialog ini sama ayahnya :
Oka :Gimana sekolahnya sayang? rasya pinter gak?
Rasya : (ngangguk)
Oka : Gak nangis?
Rasya : ndak…
Bunda : Masak sih Rasya gak nangis?
Rasya : ndaaaak… tadi mamam.. (memang bener dia gak nangis pas jam makan snack bareng..)
Ayah : Ok, nanti gak nangis lagi ya..sekarang boleh main lagi..
Trus deh, maen2 lagi di halaman sekolah sampe bener-bener dia murid yang tersisa di sekolahnya.hehehe..semua temen2nya udah pada pulang, guru-gurunya juga udah siap-siap pulang, tapi rasya malah nggak mau pulang..maen aja terus..hehehe..gurunya bilang “Rasya nanti udah pinter ya kalo sekolah lagi, sekarang mainnya aja udah pinter..” akhirnya, bener-bener, begitu Rasya pulang, gerbang sekolahnya baru ditutup sama penjaganya…hehehehe…
Foto-fotonya nanti di facebook, flickr, dan MP-nya Rasya aja yaa… di sini ribet :p
July 21st, 2008
Memanage menu makan si bocah ini memang gampang-gampang susah ya.. Ini udah hari ke2, Rasya makannya agak “rewel”, gak seperti biasanya..makannya itu ampppuuunn..gampang banget dan nyemilnya juga apa-apa doyan, eh.. 3 hari ini dia agak memilih makannya. Udah gitu, dengan ceriwisnya dia bilang,”Bunda, gak mau buncis..mau telurnya aja, sama keju bunda…” hehehe.. enak sih udah bisa bilang maunya apa
Hari sabtu kemarin, karna bude ikutan nanny class, jadi menu makan siangnya udah dibikin dari pagi, bude bikin sop ayam dan oyong, ini kesukaan Rasya. Tapi pas makan siang, dia bilang,”Bunda gak mau yong yong..”hehehe..maksudnya oyong! Untung masih ada kental schotel, jadi dia ngabisin kentang schotel 2 potong besar..hmmm..kenyang!!
Sorenya, diajak ayah anter foto ke daerah BSD, disuguhin bakso cak Man..waduuuh!! Bundanya sih doyan, tapi si bocah ini? Mana dia udah bisa minta pula,”Bunda..aco..aco..pake kuah, bunda..” Gubrak!! si Ayah udah melotot aja tuh liat anaknya mau bakso. Langsung deh diambil alih sama ayah,”Rasya boleh makan baksonya aja ya, gak boleh pake kuahnya ya”.. hmmm.abis 3 bakso bunder gak pake kuah! weleeh.. doyaan!! Pas mo dia minta lagi, sama ayah langsung dicut.hihii..”Cukup ya Rasya, udah habis 3.”
Malemnya, karna di rumah gak ada makanan, kita makan steak dan Rasya makan spaghetti. Doyaaan… dan habis separo. Eh, hari Minggunya dia agak bermasalah tuh makan. Pagi makan nasi goreng sayur, tapi gak mau buncisnya. Siang makan kentang schotel lagi, tapi dikit. Trus makan pepaya, tapi dibuang-buangin juga. Malem, ada sop kacang merah plus sayur, tapi gak mau..malah minta Indomie sama ayah (huuuh…ayah siiiih…kasih contoh gak baik!) dan ditolak mentah-mentah. Akhirnya dia maem roti tawar pake kraft single, abis separo, plus jeruk abis separo. Trus nenen kanan-kiri sampe tertidur
Pagi ini, bangun-bangun mungkin karna laper, dia langsung bilang,”mamam..mamam..” pas ditanya mau makan apa, Rasya bilang “Bubur..bubur”, akhirnya dibikinin bubur sayur+ayam suwir. Pas aku berangkat kerja, dia masih lari-larian gitu, belom mulai makan.
Menjelang 2 tahun, tingkahnya memang suka ada yang aneh, mungkin juga ini fase2 terrible two. Udah 2 hari ini dia tiba-tiba bilang,”Bunda, mau pipis” dan minta ke kamar mandi, sampe di kamar mandi, duduk di kloset tapi gak pipis2 juga, malah main air. Pas ditanya, jadi pipis gak? Dia bilang “Udah”. pas balik lagi ke kamar dan mo pake celana lagi, dia teriak lagi, “Bunda, ceca mau pipisss…. mau pipis,bunda…” dan merengek minta ke kamar mandi lagi. Padahal dia gak pipis, cuma maen air dan dibujuk ayahnya juga gak mau, malah ayahnya disuruh masuk ke kamar.”Ayah masuk kamar, ceca mo pipis sama bunda..”
Hmmm… trus sekarang dia gak mau duduk di kursi makannya. Jadi kalo makan, dia minta duduk di kursi kita di meja makan, meski mejanya masih ketinggian buat dia. Jadi piringnya kita pegang, dia nyuap sendiri pake sendok. Dia juga gak mau pake celemek lagi
Trus kalo mau makan, dia sendiri yang harus pilih pake sendok yang mana, piring yang mana dan gelas yang mana. hebat kaaan…hehehe.. bener-bener deh, aku dan Oka lagi menikmati masa-masa emas si gadis cilik menjelang 2 tahun!
July 7th, 2008
Si bocah cilik itu sekarang lagi pengen tauuuu aja!!! Setiap kali ada sesuatu yg asing menurut dia,pasti langsung tanya sambil buka-buka “Bunda, ini apa?” Kalo dijawab “Itu barang-barang punya ayah, Rasya jangan pegang ya..lihat boleh.” Langsung nyamber :”Kenapa?” huahahaha… panjang kan jadinya
Pabrik kata-katanya ternyata udah banyak banget..Pernah jam 3 pagi bangun, abis nenen, minta mimi air putih terus gulang-guling godain (bangunin lebih tepatnya) ayahnya. “Yah… ayah, teng tong..Pak ‘lib ronda ya yah?” hueuehehee.. Ayahnya langsung gak ngantuk lagi. Lhaaa..itu bocah kok tau-taunya ronda, Pak Tholib..hehehe.. Jadi gak jauh dari rumahku memang ada rumah ronda gitu deh, kecil, di ujung gang, yang buka tutup portal namanya memang Pak Tholib. Kita sering kirim kopi or cemilan buat Pak Tholib, rupanya itu masuk juga ke kepala Rasya..
Trus lagi, ikut maen laptop sama ayah..
Ayah : Rasya, ayah kerja dulu ya.. Rasya gak boleh ganggu
rasya : Ndak..Rasya mo ‘ney.. (mau barney)
Ayah : Kan tadi Barneynya udah di tv, masak sekarang lagi?
Rasya : Di TV dah habizz..kangen barney, ayah…boleh, ayaaah?!
Ayah : Satu lagu trus bobo ya?
Rasya : Iyah.. makaci ayaaah…
Nggemesinnya, Rasya itu kalo lagi manja, intonasi ketika manggil Ayah dan Bunda dilenggak-lenggokin..lucu banget!!!
Trus cerita soal kelas ballet nih :
Bunda : Rasya tadi gimana balletnya? nangis lagi?
Rasya : Iya..ndak..
Bunda : Iya apa gak?! Tadi miss Clara pake baju warna apa?
Rasya : miss cara, baju pooh..(hehehehehe…mungkin maksudnya warna kuning)
Pas Telpon Eyang :
Rasya : Halooooo… Iyang.. miss u
Eyang : Lho,putuku wis iso bahasa inggris
Rasya :Iyang..iyang..love u too..mmmuahhh..Piro Yang, Didin..? (maksudnya : piye Eyang, oom Didin? - karna dia sering denger aku bilang piye, piro..kerekam juga deh sama dia)
Ocehan-ocehan itu bener-bener bikin kangen deh! Apalagi kalo lagi di kantor trus Rasya gak mau terima telpon dari Bunda..hiks..hiks…
July 3rd, 2008
Minggu-minggu ini aku dan Oka sedang survey Kelompok Bermain buat Rasya. Iya, gak berasa Agustus nanti Rasya udah 2 tahun loh! Selama ini Rasya sih udah ikutan Gymboree bareng temen-temennya gank Paun, juga les ballet di tempat yang sama. Seiring dengan nambah umur, kayaknya sih stimulasi dan sosialisasi dia juga mesti bertambah porsi. Aku merasa perlu dia ikut Kelompok Bermain, buat nambah aktivitas dan dia anaknya udah mulai bosenan deh kalo cuma di rumah main sendirian aja.Dari awal, aku dan Oka punya prinsip mau cari sekolah yang mutunya bagus dan mengutamakan budi pekerti, dan pastinya juga biayanya terjangkau, karna sekarang ini mo sekolah semahal apapun pasti ada, tapi untuk mutu juga belom tentu.
Sebenernya, yang juga penting adalah mempertimbangkan lokasi sekolah dengan jarak dari rumah. Tau sendiri deh macetnya Jkt bikin kita stress, apalagi anak-anak. Di Bintaro sebenernya banyaaaak banget kelompok bermain, tapi aku belum pernah dapet rekomen dimana yang bagus mutunya dan terjangkau biayanya. Sekali lagi, kalo cuma mo mahal-mahalan, di sekitar rumahku sih tersebar mulai dari High Scope, Pembangunan Jaya, Global Jaya.. tapi yaaa..sama sekali tidak terjangkau harganya
Akhirnya, aku dan Oka menemukan 3 alternatif kelompok bermain yang akan diikutin Rasya. Buat gambaran juga untuk yang lain, ini aku share beberapa temuan surveyku :
1. Kelompok Bermain Taman Kreativitas Anak Indonesia (TK AI)
Owner : Ibu Romy (dulu beken di AFI-nya Indosiar, kalo inget)
Website : http://www.tamankreativitas.com/
Lokasi : Jln. Arco Raya 24 Cipete Jakarta Selatan Telp 021 7515520
Metode Belajar : Mengacu pada konsep Multiple Intelligence, disampaikan melalui teknik pengajaran yang khusus untuk menciptakan kreativitas dan spontanitas anak.
Fasilitas : Ruang bermain in door dan out door, alat belajar, sarana olah raga, kantin, ruang untuk penunggu, konsultasi dengan psikolog bila perlu. Lokasi sedikit masuk dari Jln Puri Mutiara Cipete, satu kompleks dengan rumah-rumah yang lain, untuk parkir sedikit bermasalah, tapi ada valley abang-abang (cukup tinggalkan pesen ke si abang2nya : Mobil ini belom lunas!! hehehe..)
Setelah aku survey, banyak hiasan di kelas dan si ruang terbuka sekolah yg asli dibikin anak-anak sekolah itu. Mengasyikkan, sangat “membumi”, tidak sok internasional dan indonesia banget. Cuma, sayangnya di kantin masih ada jajanan produksi N*s*le dan sufor (menyebalkan! sufor kok masuk sekolah..kayak kurang tempat promosi yang lebih potensial aja!)
Semprotan nyamuk 2-3 minggu sekali. (ini pertanyaan wajib Oka ketika survey ke semua sekolah)
Biaya : Untuk Taman Bermain Kecil (usia 2-3 tahun)
Biaya formulir pendaftaran Rp 40 ribu
Uang Pangkal Rp 2,4 juta
Uang seragam 2 pasang Rp 80 ribu
Uang kegiatan tahunan anak Rp 700 ribu
Biaya per bulan Rp 275 ribu
TOTAL BIAYA Rp 3,495 juta
2. Tunas Ceria
Owner : ?!
Website : -
Lokasi : Wisma dr. Moewardi, Jln. Cempaka III No. 16 Bintaro - Jkt, Telp 021 73885558 (sebelumnya di Superindo, Plz Bintaro Satoe)
Metode belajar : (menurut aku dan Oka gak jelas), hanya dari brosurnya tertulis seperti ini ” Menyiapkan anak Anda untuk belajar di TK. Pengembangan bidanng kemampuan (fisik,emosional, sosial dan intelektual) dilakukan dengan cara yang sangat mengasyikan bagi anak.
Fasilitas : Taman bermain, ruang kelas AC, Children Outbound, Komputer. Lokasinya sebenernya enak, masuk ke kompleks perumahan yang asik dan tenang, begitu masuk ke lokasi sekolahnya.. ada taman yang luaaaas dan lega banget. Cuma karna lokasinya luas, alat bermainnya jadi kurang banyak. Lokasi cukup bersih, tapi siap-siap ada 3 anjing di kandang yang selalu menyalak. Kalo si anak tidak terbiasa, pasti menjerit2 di kedatangan pertamanya
Sekolah kurang encourage kreativitas anak buat bikin hiasan or pajang hiasan karya anak-anak, jadi kesannya sepi banget itu sekolah. Ada waktu “snacking” pas di sekolah (kalo gak salah sebulan sekali) dan itu dengan cara membagikan snack or biskuit buat anak. Oh NO!!!
Semprotan nyamuk setiap 2 minggu sekali
Biaya : Untuk Kiddy 1 (2-4 tahun)
Form pendaftaran Rp 100 ribu
Uang Pangkal Rp 4,5 juta
Uang bulanan Rp 450 ribu
TOTAL BIAYA MASUK Rp 5,050 juta
3. Taman Bermain Si Komo, Ciputat Tangerang
Owner : Kak Seto
Website : gak nemu
Lokasi : Jln. Cendrawasih, Ciputat Tangerang (kalo dari Bintaro, keluar tol di sektor VII, lewatin High Scope dan terus aja menuju tol Serpong, tapi ambil arah ke Ciputat..jadi nyebrangin tol judulnya) Telp 021 7429900
Metode Belajar : bermain spontan (lebih jelasnya juga gak jelas..hehehe)
Fasilitas : Taman bermain in door dan out door, sayang parkirnya susah dan lokasinya itu gak enak deh..pas tikungan, jalanannya sih dilewatin angkot-tapi jalanan rusak dan berdebu, potensi macet di pagi hari besar banget.
Semprotan nyamuk 2-3 minggu sekali.
Biaya (untuk Kelompok Bermain A)
Form pendaftaran Rp 125 ribu
Uang pangkal Rp 5 juta
Uang perlengkapan sekolah Rp 850 ribu
Biaya bulanan Rp 370 ribu
TOTAL BIAYA Rp 6,346 juta
Rasya jadi murid dimana?
Akhirnya, setelah berdiskusi berdua, aku dan Oka memutuskan untuk masukin Rasya ke TK AI, dengan beberapa alasan :
1. Rekomen dari beberapa temen, TK ini metode pengajarannya bagus dan Indonesia sekali.
2. Biaya terjangkau
3. Lokasi sedikit jauh dari rumah, tapi bisa disiasati lewat tol JORR dan karna jadwal sekolahnya siang, jadi gak perlu bareng orang berangkat kerja
4. Metode pengajarannya jelas, visi dan misi sekolahnya jelas, kegiatan anak-anak di sekolah juga bagus (temenku pernah cerita, belajar menelpon orang tua dari telpon umum, menulis surat dan dateng ke kantor pos, beli perangko dan ngepostin..meski sekarang udah bisa diganti dengan email yaa :P), mereka menyebutkan program belajar tematik, jadi kegiatan belajar mengacu tema tertentu, misalnya “di desa”, “mengenal pekerjaan” (ada yg jadi pilot dan pramugari.. lucu banget deh liat fotonya)
Yaaah! begitulah akhirnya perburuan sekolah berakhir. Kalo mo survey sekolah buat anak, beberapa tips yang bisa aku sharing :
1. Cari info sekolah dari mana-mana aja! dari rekomen temen, dari website, googling!
2. Datangi sekolahnya, kenalan sama guru-gurunya dan liat sendiri fasilitas yang ada
3. Ajak anak dateng ke calon sekolahnya, cari jam-jam dimana dia bisa enjoy nikmatin fasilitas calon sekolahnya atau ikut trial di kelas.
4. Cek semua hal-hal kecil, mulai dari toilet, kantin, tukan jajan di sekitar sekolah (di 3 sekolah yg aku survey, gak ada tukang jajanan liar di luar sekolah), parkir, semprotan nyamuk, jajanan yg dibagikan di sekolah, promo-promo yg masuk di sekolah (setidaknya perhatiin beberapa yg menurut ortu jadi prinsip, misalnya : Rasya gak minum sufor, Rasya gak jajan biskuit dan jajan kemasan sembarangan. Jadi bisa antisipasi dari jauh-jauh hari)
5. Itung lama perjalanan dari rumah ke sekolah buat persiapan nanti kalo beneran jadi ambil lokasi sekolah di situ.
6. Jangan survey beberapa sekolah dalam 1 hari. Selain anaknya capek, kitanya juga capek, survey jadi gak maksimal karna kita terburu-buru dari perburuan yang satu ke yang lain.
OK.. panjaaaaang perjalanan yaaa..cuma hanya untuk menyekolahkan anak ke Taman Bermain!! hehehe.. gak kepikiran kan waktu dulu sebelom jadi ortu?!
Rasya nanti mulai masuk 14 Juli 2008, barengan anak-anak sekolah lainnya. Tapi karna baru genap 2 tahun di Agustus, jadi Rasya bulan Juli besok bebas masuk sekolah tanpa bayar uang bulanan dan baru bayar Agustus nanti
Selamat sekolah sayangku..
June 23rd, 2008
Long weekend kemaren Rasya aku tinggal pergi, nginep semalem. Ini pertama kalinya Rasya aku tinggal, jadi dia di rumah sama bude dan aki-nininya. Aku dan Oka ke Joja, aku cuma nginep semalem dan Oka lanjutin kerja sampe Kamis nanti. Rasya lulus tes ditinggal nginep, hehe..dia gak rewel, bobo ditungguin bude dan malem minum UHT pake gelas. Padahal biasanya dia semaleman bisa kasak-kusukin bundanya sampe 3-4 kali, sambil merem tuh..gak melek..tapi mulutnya udah dibuka sambil bilang..”nda, ninin..ninin..”
Baru kali ini ninggalin si bocah nginep, wah..kangen banget meski cuma semalem! Yang ada malah inget Rasya terus..abis dia kan lagi pinter ngoceh..kalo lagi ada telpon bunyi, harus dia yg angkat duluan..hehehe.. Kemaren jadinya sms dan telpon2an aja terus.
Udah gitu begitu sampe Santika, si mbak hotel-nya langsung nanya..”Kok adek Rasya-nya nggak dibawa?” hiiyy!! Rasya udah terkenal tuh di Santika Jogja..hehehe..soalnya kemaren pas liburan akhir tahun beberapa hari nginep di situ dan dia suka maen2 gamelan, pegangin patung dan yang paling diinget sama mbak-mbaknya di Resto situ, dia doyan makan!!hehehe..tiap sarapan Rasya jadi tontonan karna makannya pinter, duduk di high chair, makan, sambil senyum sana-sini dan melototin orang..hehehe
Jadi baru kemaren juga Rasya malem lepas dari nenen..hehhe..bisa juga tuh anak! Bude cerita, tengah malem dia bangun 3 kali, buka mata, ucek-ucek bentar trus bilang,”bude, mimi.., bude pippi..” (mau mimi dan pipis) Santai banget..coba kalo lagi bobo sama bunda, pasti bundanya udah digerayangi..hehe.. Begitu bangun pagi, Rasya telpon bunda..”Haluuuu…nda..nda..” wuiiii..pengen cepet pulaaang!! kangen anake!!
Trus aku kan baru sampe Jkt lagi malem jam 8-an, biasanya Rasya itu udah bobo jam 18.30, eh ini kayaknya dia tau mo jemput bundanya, jadi gak bobo dan seger banget malah pas ikut jemput bunda. Ternyata begini rasanya pisah sama anak ya, cuma semalem aja kangeeeenya minta ampun:)
Di Jogja, aku cuma jalan ke malioboro dan nguber kaos-kaos lucu mominstyle. Itu juga kemana-mana sendirian karna Oka juga kerja. Aku janjian dengan beberapa temen di Jogja, tapi waktunya pada gak pas. Ya udah, jadilah jalan2 sendiri pake becak kemana-mana. Wisata kulinernya kurang sukses, selain inget program diet, karna sendirian jadi gak seru aja kalo makan-makan. Aku sama Oka cuma ke wijilan, trus aku makan sendiri mpek-mpek Bu Kamto yg samping dept store Ramai, Malioboro.
Selain itu, makan soto yang tempatnya terpencil banget, gak jauh dari Santika, tapi rame deh warungnya. Warung tanpa nama, cuma jualan soto sapi bening, dimasaknya pake api dari arang gitu..jadi sedep. Harganya cuma 5 ribu saja, memang porsinya dikit! Kalo yg doyan makan banget, mungkin harus 2-3 porsi..hehe. Dan yang terakhir dan gak pernah kelewat kalo lagi di Jogja, makan di Tio Ciu..sebenernya males banget makan di sini tuh.. rasanya juga standar pisan! Cuma karna dah capek dan Tio Ciu hanya beberapa langkah dari Santika, jadi tiap ke Jogja, adaaaa aja kesempatan kita buat makan di situ..heehe..nasiiib!
Cerita Jogja kali ini biasa aja..hehehe..pengen ketemu sahabat2 lama yang aku gak punya kontaknya itu pun tak tercapai. Kata Oka, kirim sinyal via telepati aja..hehehe..udah aku lakuin, tapi gak sukses…
May 21st, 2008
Di tengah kemacetan, aku menelpon mami dan langsung nanya :
Bunda : “Eyang, bunda dulu pernah durhaka apa ya sama eyang sampe Rasya sekarang kok kayak musuhan banget sama bunda?”
Eyang : “Lho emang Rasya kenapa? Mungkin memang lagi masa-masanya aja seperti itu”
Bunda : “Iya, dia nggak pernah mau terima telpon dari Bunda, selalu yang dicari ayah. Kalo mau dicium bunda, dia selalu ngelak pake tangan. Rasya cuma mau sama bunda kalo nenen”
Eyang : “lho..lucu tenan arek iku..senengane nggodani bundanya”
Ngambek Rasya itu masih berlanjut loh.. Rasya menghindar dari Bunda!! Bangun tidur, dia langsung duduk dan tereak..”Ayaaahhh!!”, paling liat bunda cuma sekilas dan gak manggil bunda juga, cuma bilang “Nenen!”..hikkss..hikkkss… Kalo dicium, bunda ditendang atau dicubit pipinya, kalo gak kacamata bunda dilepas
Kata Oka gini, “Bunda jangan merasa ngiri yaa..mungkin itu tanda protes dia karena bunda kan kerja sampe malem. Dia udah mulai tau tuh kayaknya.” Tapi kan tetep aja..sedih banget dicuekin sama anak sendiri..hiks..hiks.. kata ayah,”Jangan kayak baby blues lagi gitu dong! jangan dimasukin hati, bawa ketawa-tawa aja, namanya juga anak..”
Iya sih, tapi ini udah hampir 2 minggu loh Rasya kayak gini..Tapi kalo pas weekend sih dia mau sama bunda, meski porsi sama ayah (kalo ayah lagi gak motret di weekend) tetep lebih banyak. Kayak kemaren pas diajak ke Seaworld dan pantai Ancol, dia di stroller hanya mau didorong sama bude dan hanya mau digendong sama ayah. Bunda? gak kepake!! Hanya mau sama bunda pas disuapin makan siang pake ayam goreng dan nasi merah yang sengaja bawa dari rumah (udah kayak piknik deh kita..)
Yang lebih parah lagi weekend kemaren pas kita mau ajak aki-nini ngerayain 20 bulannya Rasya. Ceritanya mau ajak aki-nini makan malem diluar sekalian syukuran si bocah lucu ini udah 20 bulan. Apa yang terjadi? Mungkin karna udah masuk jam tidurnya, Rasya rewel dan nangis.. hanya mau digendong sewek sama bude. Pas dibawa ke mobil, dia gak mau masuk mobil. Kali ini ayah pun gak mempan!
Ayah : Ayo sayang, kita makan sama aki-nini di luar ya..kan Rasya udah 20 bulan sekarang.
Rasya : Ndak…!! hueeee….nangis..(pintu mobil gak boleh dibuka)
Ayah : Rasya bobo di mobil dulu, trus nanti kalo udah sampe bangun lagi deh
Rasya : Ndak..!! Mo bobo sana.. (sambil nunjuk rumah) –maksudnya mo bobo di kamar
Ayah : Lho, Rasya nggak mau ikut ayah dan bunda pergi?
Rasya : Ndak!! Ndak!! (nangis lagi…)
Ayah : Jadi Rasya mo di rumah aja? bobo di kamar?
Rasya : (ngangguk) mo bobo..mo bobo..
Ayah : Ok, rasya beneran gak mo ikut?
rasya : Ndak.. mo bobo ma ney.. (mo bobo sama Barney!)
Ayah : Ya udah, kalo gitu ayah bunda pergi sama aki nini yaa.. rasya di rumah sama bude?
Rasya : Ya.. (langsung salaman sama ayah bunda, cium pipi dan mmmuah…kiss bye..)
Hmm..anakku udah punya pilihan, udah bisa menentukan sikap, hebat yaaa.. bentar lagi bundanya siap2 diprotes dan dicuekin lagi, mungkin lebih parah..hehehe..
April 17th, 2008
Previous Posts