Posts filed under 'Umum'

Berapa harga Starbuck? Kalo Punya Uang 30 Ribu, Masih Kurang kan?

erapa harga Starbuck? Kalo Punya Uang 30 Ribu, Masih Kurang kan?

Begitu pertanyaan yang dilontarkan Oka, ketika kemarin kami melihat berita mengenai 21 orang yang tewas karna berebut zakat 30 ribu yang akan dibagikan oleh Pak Haji di Pasuruan. Innalillahi wa Innaillahi Rojiun.. kami benar-benar berduka dan bersedih atas musibah ini. Aku sampe merinding sambil bersembunyi di punggung Oka pas liat berita di tv itu. Ya Allah! Begitu sengsaranya rakyat di negeriku :(

Membayangkan mereka berdesakan, disiram air layaknya pendemo di DPR, berhimpitan, ada yang bawa anak kecil.. Masya Allah! Semua mereka lakukan demi uang 30 ribu yang setahun sekali dibagikan. Sebegitu besarnya arti uang 30 ribu buat mereka.. Oka bilang,”Kita harusnya malu ya bun sama mereka, 30 ribu buat kita tak berarti apa, tapi mereka mencari sampe harus mempertaruhkan nyawa.” Aku diam tercekat, dalam hati bilang..”Iya banget, 30 ribu apa artinya kalo buat kita?”

Bener yang Oka bilang, 30 ribu buat beli starbuck aja masih kurang! Meski aku dan Oka bukan golongan Starbuck mania :D karna Oka gak ngopi, sedangkan aku meski suka ngopi, tapi masih punya pikiran waras untuk tidak membeli secangkir kopi seharga itu :p

Metro menggambarkan peristiwa itu sebagai tragedi kemiskinan.. yaa, kemiskinan yang demikian berakar di rakyat kita.. Aku pengen banget liat apakah koruptor-koruptor itu masih punya hati untuk melihat penderitaan rakyatnya seperti itu? orang-orang partai yang menghabiskan dana sekian miliar untuk bikin iklan yang menggambarkan kehidupan rakyat yang indah, damai dan sejahtera..? apa komen mereka? atau bahkan mereka menggarap tragedi ini untuk menyerang lawan politiknya.. Masya Allah kalo bener itu yang terjadi, berarti tak ada yang bisa lagi dipercaya untuk memimpin negeri ini-kah?!

Sekali lagi, doa kami untuk para fakir yang telah tercerabut nyawanya dalam tragedi Pasuruan, Semoga di kehidupan sana mereka diberikan yang terbaik sebagai balasan atas kegetiran dan kepedihan hidup selama ini.. Dan yang penting Allah selalu memberikan yang terbaik bagi pemimpin negeri ini untuk menjadikan rakyatnya tidak lagi sengsara dan terus-menerus menangis di atas penderitaan kemiskinan yang tak kunjung henti menerpa..

1 comment September 17th, 2008

The World Breastfeeding Movement - Join One Million Campaign Support Women to Breastfeed!

Gabung yuuuk di petisi online untuk dukung ibu menyusui. Gampang banget kok caranya..tinggal sign up dan isi sedikit data di sini http://www.worldbreastfeedingmovement.org/signup.php

The World Breastfeeding Movement
A global people’s movement of ONE MILLION PEOPLE for ONE ACTION - to support women to fulfill their right and their children’s right to breastfeeding.

Correct and appropriate breastfeeding

  • Saves children’s lives
  • Prevents killer diseases during childhood
  • Improves IQ levels of children, as well as makes them more emotionally secure
    strengthens family bonds
  • Protects children against high blood pressure, cardiac problems and Type II diabetes in adulthood
  • Prevents obesity in childhood and adulthood
  • Helps women’s body get back into shape after giving birth
  • Reduces women’s chances of getting breast cancer

Unfortunately, not even half the women of the world can carry out adequate breastfeeding.

Most people think of breastfeeding as something that happens between the woman and her child: that this decision is in the personal domain. However, several factors affect women’s ability to breastfeed successfully: traditions, myths, status in the family and society, work load, confidence in her body and sexuality, economic needs, labour laws, domestic and workplace violence and harassment,availability of support services, advertising by commercial baby food manufacturers, and so on.

The World Breastfeeding Movement brings together people of all ages from all walks of life to generate the support women need to breastfeed successfully. Through participating in the Movement’s campaigns, petitions to local, national and international policy makers, discussions groups, evidence-based nformation sharing, and actions at every level, you can focus national and global attention on the several challenges to successful breastfeeding and help to resolve them.

Add comment August 22nd, 2008

Ibu Ani SBY, kebanyakan gelar ?!

Hari ini baca berita di detik, Ibu Negara kita ketambahan satu gelar lagi, Ibu Pembangunan Pemberdayaan Perempuan, Kesejahteraan dan Perlindungan Anak. Halah…gelar sebegitu panjang! Memang masih penting yang gelar-gelaran seperti ini? Menurut aku nggak penting loh! Yang penting kerja! Anak-anak Indonesia udah terlampau menderita.. Kalo cuma gelar doang yang ditempelin, kapan anak-anak mentas dari penderitaan? kapan anak-anak Indonesia sejahtera?

Gelar itu dateng dari Menneg Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta (yang mo jadi capres juga tuuuuh..:-p). Rupanya Bu Menteri satu ini gemar ngasih gelar! Agustus tahun lalu, aku dateng tuh di pemberian gelar kepada Ibu Ani SBY jadi apa yaa waktu itu..kok jadi lupa..Ibu Kesetiakawanan Sosial apa yaa?! lupa dan males searching lagi..sorry :p  Sebelumnya lagi, Ibu Ani juga jadi Duta ASI..tapi yaaah..kerja nyatanya belom terlihat, setidaknya begitu pengamatanku yang terjun di dunia perASIan sekarang.

Prihatin banget! Karna sebagai duta ASI, seharusnya banyak banget yang bisa Ibu Ani kerjakan  (walaupun memang kerjaan dia udah amit2 banyaknya yaa..). Tapi itulah konsekuensi sebuah gelar, rite?! Aku dan temen2 AIMI aja yang gak punya gelar apa-apa kenceng banget ditagih konsekuensinya oleh khalayak di milis dan member untuk bertanggung jawab kalo ada masalah yang nyerempet2 ASI, apalagi ini ibu negara..sudah sewajarnya kan kalo dia bekerja sesuai dengan gelar yang disandangnya?

Kalo menurutku, memberikan gelar=lempar bola panas juga sih. Jadi Ibu Meutia ini melempar bola panas juga ke Ibu Ani..hehe..Kalo masih banyak banget masalah yang gak selse kan ujung-ujungnya nanya..”Wah, ini ada Ibu Pembangunan bla..bla.bla… apa kemajuannya ya?kok kayaknya kondisi anak Indonesia tetep aja begini? yang miskin tetep miskin, yang gizi buruk tetep gizi buruk…sungguh menyedihkan!”

Sekali lagi, menurutku NGGAK PERLU gelar-gelar itulah.. yang penting tindakan nyata. Menumpas cara perdagangan gak etis susu formula, ngasih pendidikan buat rakyat biar bayinya gak dikasih air tajin hanya gara-gara nggak punya duit buat beli susu! Meningkatkan ekonomi rakyat biar anak-anak terhindar dari gizi buruk, biar ibu-ibu bisa makan dengan kualitas gizi yang baik. Caranya? TUMPAS KORUPSI duluan!! Banyak lapisan rakyat yang bisa bantu ke grass root, tapi untuk menumpas korupsi butuh contoh dari “yang punya Indonesia” :D

Hmmm… kalo kata Rasya gini..”bunda, olah..uwet..” = bolah ruwet (bahasa Jawa) benang yang ruwet banget… gak ketauan ujungnya yang mana :)

Selamat bekerja Ibu Pembangunan Pemberdayaan Perempuan, Kesejahteraan dan Perlindungan Anak! Kita nantikan bukti nyata dari gelar yang sudah disandang.

 

 

Add comment July 17th, 2008

Binalan Fu (baca : Bilangan Fu)

Aku lagi baca buku Ayu Utami terbaru, Bilangan Fu, yang sering aku plesetin jadi Binalan Fu..:D iya, karna buku itu seperti makin mengukuhkan si Ayu Utami menjadi parasit lajang yang binal :p Aku jadi setuju dengan statement Taufik Ismail yang bilang bahwa sastra Indonesia masuk ke era Gerakan Syahwat Merdeka dipelopori oleh Ayu Utami..hehehe!

Kontroversi memang..tapi ya, kayaknya aku kali ini bener2 setuju dengan Taufik Ismail, buku Ayu Utami yang terakhir juga banyak banget menebarkan kata-kata yg isinya tentang syahwat. Akhirnya eneg aja bacanya.. Muter-muter aja di situ! Pada akhirnya memang tergantung sikap masing-masing sih..

Gue yang dulu masih belum punya suami dan anak, menanggapi tulisan Ayu Utami cenderung seperti feminis..tapi sekarang kok jadi berubah ya? Merasa banget si Ayu ini justru tidak menghargai dirinya sebagai seorang perempuan. Hssh…sudahlah! Tak perlu berdebat panjang tentang ini.

Tapi memang akhir-akhir ini aku kurang bisa menikmati sastra sejenis Ayu Utami ini, termasuk buku-bukunya Djenar yang ngeliat dari sosok orangnya aja udah jengah..huehehe Justru kalo Fira Basuki masih lucu aja gitu bacanya..enteng dan masih menarik.

Subjektif? Iya sudah pasti! Pengaruh sudah berumah tangga? Bisa jadi.. Aku merasa orang-orang sejenis Ayu Utami atau Djenar tidak maksimal menikmati perannya sebagai perempuan, ibu dan istri..huehheheee.. apaan seeh?! Yaaah…moga2 tulisan si Dewi Lestari gak jadi garang dan binal setelah cerai dari Marcell…hahahhaa..gosssipppp!!!

Meski agak ogah2an, aku masih nerusin baca bukunya Ayu Utami kok kalo lagi senggang.. agak2 gak niat tapi masih pengen baca terusan ceritanya..Barangkali kalo sampe abis dibaca bukunya, pandanganku terhadap Ayu Utami bisa berubah…yaaa..who knows?!

Add comment July 16th, 2008

Menyusui Serentak Ibu Indonesia - Pekan ASI Sedunia 2 Agustus 2008

Dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia Agustus 2008, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mengajak para ibu untuk berpartisipasi aktif dalam acara Menyusui Serentak Ibu Indonesia.

Tema Peringatan Pekan ASI Sedunia tahun ini adalah Mother Support : Going for The Gold. Ya, kita semua yakin!! Dukungan sesama ibu menyusui adalah kunci keberhasilan menyusui secara ekslusif.

Untuk semakin memantapkan dukungan kita kepada ibu-ibu menyusui, AIMI dengan bangga mengajak semuanya untuk berpartisipasi dalam acara : “MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA” yang akan diselenggarakan pada :

Hari, Tanggal         : Sabtu, 2 Agustus 2008
Pukul                    : 09.00 – 13.00 WIB
Tempat                 : Auditorium Gelanggang Remaja Bulungan, Jln. Raya  Bulungan No.  1 Jakarta Selatan
Acara                    :

08.30 – 09.30 Registrasi Peserta
09.30 – 09.40 Pembukaan dan Kata Sambutan
09.40 – 10.00 Hiburan persembahan anak ASI
10.00 – 10.10 Menyusui Serentak
10.10 – 11.30 Bincang-bincang tentang  ”Dukungan kepada  Ibu Menyusui” bersama narasumber: dr Utami Roesli, Sp.A, MBA, IBCLC, Tiara Lestari dan bintang tamu TOMPI
11.30 – 12.00 Hiburan dari TOMPI dan pembagian Door Prize
12.00 – 13.00 Bazaar dan Penutupan

Untuk menjadi peserta, gampang banget… tinggal daftar melalui email ke daftar-event@aimi-asi.org dan semua akan dipandu melalui email mengenai ketentuan pendaftaran dan persyaratan peserta.

Persyaratan Peserta :

- Peserta akan dibatasi sebanyak 200 orang.
- Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 30 Juli 2008 pukul 18.00 WIB.
- Masih menyusui (baik bayi maupun toddler).
- Selama acara DILARANG memperlihatkan dot dan botol susu beserta isinya.
- HTM : 25rb/ orang

Ibu yang ikut menyusui serentak akan mendapatkan apron untuk menyusui dan sertifikat partisipan acara ini.

Selain itu, ada door prize menarik dan tak ketinggalan bazaar yang meriah !! Semua kebutuhan ibu menyusui dan anak bakal tersedia di sini.

Rasanya nggak perlu pikir panjang lagi yaaa.. event ini harus diikuti ! Ada dokter, ada artis terkenal, ada bazaar, ada doorprize dan yang paling penting dari semua itu.. Partisipasi Anda di acara MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA ini akan tercatat sebagai dukungan paling nyata untuk kesuksesan ASI Eksklusif 6 Bulan hingga 2 tahun atau lebih..

Dukung Ibu Memberikan yang Terbaik !!

Salam ASI !
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)
www.aimi-asi.org

4 comments July 11th, 2008

AIMI Sukses Hentikan Penayangan Iklan Susu Prestine!

Satu lagi catetan sukses AIMI di tahun ini..kita berhasil menghentikan penayangan iklan susu Prestine yang memang melanggar etika pemasaran susu formula. Surat cinta dilayangkan ke Prestine, dan mereka langsung ngajak ketemuan AIMI dan menyatakan OK akan menarik sementara iklannya dan merevisi sesuai dengan etika pemasaran susu formula.

Iklan Prestine itu menyebutkan *”Aku selalu ingin yang terbaik untuk buah hatiku, di awal kehidupannya ASI pilihanku. Setahun beranjak, aku ingin tetap memberikan yang terbaik,
prestine pilihanku”*

Yang beneeer aja!!! Persepsi publik akan berkata : “OK, untuk 1 tahun, anak gue diberi ASI, abis itu gue akan kasih formula yang bagus”. Padahal ASI itu gak cuma bagus untuk di awal kehidupan, bahkan sampai si anak beranjak dewasa. Dan ASI bisa diberikan hingga anak berusia 2 tahun atau lebih!

Aku bilang sama temen2 di AIMI, sudah saatnya kita punya software buat berhentiin semua iklan sufor yang menyebalkan dan membodohi ummat itu! Kalo sekarang, kita memang harus satu-satu melayangkan surat cinta untuk setiap iklan! Semua iklan sufor itu melanggar etika pemasaran susu formula..gilaa yaa..dan pemerintah a.k.a Depkes diem saja, rumah sakit pun dengan riang gembira bekerja sama dengan sufor… oooh.. Indonesia yang menyedihkan!More...

Oya, ini surat yang dikirim AIMI untuk Produsen Prestine :

Kepada Yth
Presiden Direktur

PT DAIRYLAND INDONESIA
Wisma Pondok Indah 2 – 11th Fl, Suite1103
Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta 12310
Dengan hormat,
Kami, dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dengan ini ingin menyampaikan keberatan kami atas iklan Prestine yang beberapa hari belakangan ini disiarkan di berbagai media televisi yang menurut kami baik isi maupun narasi dari iklan tersebut sangat bertentangan dengan fakta yang ada tentang Air Susu Ibu (ASI) dan karenanya bersifat misleading, sehingga dapat menimbulkan pengertian dan persepsi yang salah bagi para pemirsa yang menyaksikannya. 
Narasi iklan tersebut kurang lebih berbunyi sebagai berikut:
“Aku selalu ingin yang terbaik untuk buah hatiku, di awal kehidupannya ASI pilihanku.  Setahun beranjak, aku ingin tetap memberikan yang terbaik, prestine pilihanku”
Dari narasi di atas, dapat disimpulkan bahwa perusahaan anda ingin membangun persepsi publik bahwa ASI hanyalah terbaik di awal kehidupan seorang anak saja, yaitu sampai seorang anak berumur satu tahun, setelah satu tahun maka yang terbaik bukan ASI lagi, melainkan susu formula produksi perusahaan anda, yaitu Prestine.
Hal ini sangat bertentangan dengan apa yang direkomendasikan bersama oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), WHO dan UNICEF yang merekomendasikan pemberian ASI eksklusif sejak bayi lahir sampai umur 6 bulan, dan selanjutnya tetap memberikan ASI sampai anak berusia 2 tahun atau lebih.
Beberapa riset telah membuktikan bahwa ASI memberikan imunitas yang terbaik dan optimum, bukan hanya di awal kehidupan seorang anak saja, namun juga ketika ia beranjak dewasa Berikut kami sampaikan beberapa rangkuman mengenai berbagai manfaat ASI dari segi gizi, nutrisi dan imunologis:
(a)       di tahun kedua kehidupan seorang anak, ASI tetap merupakan sumber asupan vitamin C (95%), vitamin A (45%), protein (38%) dan energi (31%), bahkan melebihi usia anak 2 tahun, ASI tetap merupakan sumber penting bagi asupan protein, lemak, kalsium dan vitamin.
(b)       anak tetap mendapatkan berbagai manfaat imunologi dari ASI, bahkan setelah anak berusia 1 tahun, faktor-faktor imunologi dalam ASI justru meningkat, sehingga batita yang tetap mendapatkan ASI secara keseluruhan lebih sehat.
(c)       berbagai keunggulan medis dari kegiatan menyusui dan pemberian ASI (seperti, misalnya, menurunnya resiko kanker para ibu dan anak, tingkat IQ yang lebih tinggi, penurunan resiko obesitas pada anak) sangat tergantung pada dosis – artinya, semakin lama menyusui, maka aspek perlindungannya akan semakin besar.
(d)       ASI memberikan perlindungan untuk anak-anak yang menderita dan/atau mempunyai riwayat alergi.

Atas paparan kami di atas, kami dengan ini meminta agar PT Dairyland Indonesia secepatnya dan seketika menghentikan semua iklan yang ditayangkan baik di media cetak maupun elektronik yang menyatakan baik langsung maupun tidak langsung bahwa ASI inferior, atau bahkan sama dibandingkan dengan produk susu formula.
Kami juga meminta agar Anda mematuhi ketentuan International Code of Marketing of Breastmilk Substitutes beserta seluruh resolusinya yang telah dikeluarkan oleh WHO.
Kami menunggu konfirmasi dari pihak Anda untuk segera melakukan langkah-langkah tersebut di atas.

Nia Umar
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)
nia@aimi-asi.org
www.aimi-asi.org
Menyusui: Anak Sehat, Keluarga Bahagia
AIMI adalah organisasi nirlaba yang berbasis kelompok sesama ibu menyusui dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, informasi tentang ASI & prosentase ibu menyusui di Indonesia.
Ternyata surat ini ditanggapi segera dan mereka ngajak meeting dengan AIMI untuk membicarakan hal ini. Hasilnya? Mereka OK menarik iklan untuk sementara dan merevisi iklan sehingga narasinya tidak melanggar etika pemasaran susu formula.

Ternyata surat ini ditanggapi segera dan mereka ngajak meeting dengan AIMI untuk membicarakan hal ini. Hasilnya? Mereka OK menarik iklan untuk sementara dan merevisi iklan sehingga narasinya tidak melanggar etika pemasaran susu formula. Ini kedua kalinya AIMI sukses menghentikan penayangan iklan sufor. Tahun lalu kita juga kirim surat yang serupa untuk Nutricia. Nutricia bahkan sekarang harus bersiap-siap menerima surat cinta dari AIMI lagi karena mereka mengadakan promo hospital to hospital untuk produk terbarunya Nutrilon Gold.

GILA yaaaa.. Promo di rumah sakit! Udah jelas2 ada tuh ketentuannya di International Code tentang pemasaran pengganti ASI. Beberapa larangan yang tercantum di International Code itu antara lain :

1. Sampel gratis untuk ibu menyusui

2. Iklan kepada masyarakat

3. Promosi di fasilitas pelayanan kesehatan

4. Pasokan gratis/harga diskon dan sampel di fasilitas pelayanan kesehatan

5. Hadiah atau sampel untuk petugas kesehatan

6. Kata-kata atau gambar yang mengunggulkan susu formula

7. Nasihat kepada ibu melalui staf penjualan perusahaan

8. Melarang sponsor atau hadiah bagi petugas atau sarana pelayanan kesehatan yang akan menimbulkan konflik kepentingan

Tapi memang kondisi di Indonesia menyedihkan, semua itu MASIH dan TERUS berlangsung di depan mata. Apa yang udah AIMI kerjakan masihlah sangat kecil dibandingkan ulan para produsen sufor itu. Dari yang kecil itu diharapkan menyadarkan banyak orang, bahwa di negeri ini sufor udah keterlaluan membodohi masyarakat dan mengeruk duit dari kita semua sekaligus membuat kita sebagai konsumen yang tak berdaya.

Ayo, dari yang kecil kita bisa.. jadi gak usah ragu dan segan, kalo nemuin pelanggaran etika pemasaran sufor ke lapor@aimi-asi.org , bisa disertakan scan/guntingan iklan, foto, rekaman suara, rekaman video dan sebagainya..

Saatnya bergerak! Jangan pernah ngasih ampun ke produsen sufor!!!

 


 
 

 

5 comments June 18th, 2008

Siap Siap Kuliah!!

Yipppiiiieeee!! Akhirnya hasilnya keluar dan aku jadi kuliah deh! Jadi mahasiswa lagi..huiihuui..siap-siap dengan text book, tugas dan ujian. Bismillah..Semoga lancar kuliahku nanti. Sebelum Rasya masuk sekolah, bundanya dulu yang sekolah yaa..

Aku ngambil MM di Trisakti, majornya Corporate Social Responsibility. Memang bidang yang aku minati sih! Sebenernya di kantor ini juga dulu ngurusin kegiatan CSR pas masih di Corporate Communication dan aku memang sempet bikin konsep program CSR yang menurutku menarik. Tapi apa daya, ketika ganti manajemen dengan orang-orang dari negeri seberang, semua konsep itu mental dan mungkin juga mereka berpikir, “ngapain bikin pinter orang Indonesia ya? kalo kita bisa ambil duitnya aja dari negara ini?!” iiih!! sadis banget!

Tapi mencermati CSR perusahaan-perusahaan lain di Indonesia ini menarik banget. Dan AIMI juga punya program untuk ditawarkan jadi CSR perusahaan, makin menarik deh! Moga2 sih nanti bisa jadi bekal buat kuliah.

Kuliahnya sendiri sih baru mulai Agustus nanti, yang pasti sih nyiapin duit bayar2an..hehehe..meski beasiswa penuh dari suami, tapi ya tetep aja mesti berhemat-hemat untuk beli buku dan keperluan kuliah lainnya. Artinyaaaa, itu juga aku mesti memangkas keinginan belanja yang selama ini suka gak bisa direm..apalagi kalo liat baju, sepatu dan pernik lucu buat Rasya, suka gak pake mikir aja pengen beli! :D

Gak sabar nungguin kuliah lagi..mesti martikulasi dulu sih, buat warming up beberapa mata kuliah yg hampir 10 tahun lebih ditinggalin..waaah…belajar memang seharusnya tak mengenal usia ya, tapi kalo makin tua kayak aku gini, kayaknya makin lemot gak siih..hehehe..memori otaknya mesti dirapiin dulu gitu, biar gak sering error :p

 

Add comment June 18th, 2008

Menunggu Hasil Ujian

Yup! Setelah deg2an gimana menghadapi soal ujian masuk Program Master, kini giliran deg2an nunggu hasilnya. Ouch!! ternyata ujiannya cuma wawancara aja, padahal aku udah stress duluan, maklum udah 10 tahun lebih tidak menginjak bangku kuliahan! Jadi begitu kemaren masuk ke kampus lagi, bener-bener menikmati aura kampus gitu..hehehe..norak deh! kelamaan meninggalkan kampus nih..

Ujian di Sabtu pagi dengan jarak rumah ke kampus yang lumayan jauh, udah diantisipasi banget..jadi berangkat pagi-pagi banget, takut macet! Tau ndiri deh..Jakarta yang kadang Sabtupun mampet jalanannya. Sampe disana, aku absen nomer 1 dan ternyata giliran pertama juga dipanggil untuk tes.

Gubrak!! Mampuuuusss..cuma baca2 bahan pelajaran dari internet ..kuekekekk..dan gak ada bayangan untuk pelajaran matematika, statistik, huehehe.. kalo manajemen dan ekonomi sih masih lah, tapi untuk yang itung2an bener, maafkan!! Waktu daftar aja begitu dibilang ujiannya ada statistik, aku udah nyerah :P  Belajar dasar2 statistik aja cuma baca buku kartun statistik, trus udah gitu yang keinget bukan pelajarannya tapi contoh lucu2annya..hehehehe..

Sebenernya, keputusan kuliah ini bisa dibilang keputusan dadakan juga sih.. Maksudnya memang gak direncanakan bener-bener. Gara-gara beberapa kali liat iklan di Kompas, ada MM Trisakti untuk program Corporate Social Responsibility. Dari awal baca iklan tuh udah tertarik, tapi waktu itu masih ribet dengan Rasya yang masih kecil. Ya udah dibiarin aja deh lewat dulu iklan itu!

Trus gak beberapa lama ini, muncul lagi iklannya. Langsung bilang ke ayah,”Bunda boleh kuliah lagi gak Yah? Ini buka lagi MM CSRnya Trisakti.” Ayah bilang, “Ya kalo merasa mampu sih boleh aja. Yakin mau kuliah beneran?” Akhirnya aku nelpon ke Trisakti dan dateng ambil form pendaftaran. Oka juga yang anter..hehe..pas udah dapet form..”Beneran mo kuliah? Kalo udah niat, maju aja terus. Soal biaya Insya Allah kan udah ada” ..cihuuuuyyy!! Asiiik.. kuliah dibiayai suami akhirnya..hehehe..beasiswa suami tuh!!

Sekarang ini lagi deg2an banget, lulus gak ya ujian masuknya?! Soalnya kalo gak lulus, aku mesti ganti uang pendaftaran ke ayah…hehehe.. wish me luck yaaa…

1 comment June 16th, 2008

SMS Dari Republik Hotspot

Masih inget postinganku yang lalu “Udah digoogling, Gak ketemu juga!” :)) Eeeh… setelah putus asa tidak nemu di search engine, setelah putus asa lewat 108 juga gak nemu nomernya, eh kok ndilalah yang dicari malah muncul dan sms ngata-ngatain kalo search engine-nya gak canggih..hueueheuehee… Yuhuuuu!!!! Mas Aris udah ketemu lagi kontaknya!!Soalnya si mas satu ini juga kunci yang bisa membuka kontakku dengan temen2ku yang lain. Beruntung Mas Aris masih suka iseng buka blog ini.. hehe..seneng banget deh begitu nemu kontaknya lagi. Tapi memang Mas Aris suka ajaib dan tiba-tiba nongol begitu saja..dari duluuu..tau2 sms, tau-tau ada di pinggir toko oleh2 Jogja..hehehe.. seperti punya “ilmu menghilang dan muncul lagi”. Jadi kayaknya once again kalo aku ilang kontak sama dia,gak perlu panik karna dia dengan gampang akan bisa menemukan kontakku lagi :)

Berarti..aku akan segera bisa berhubungan lagi sama Ridayati, sobatku jaman SMA dulu. Kangen bangeeet.. padahal cuma di Jogja, yang aku juga sering banget kesana..harusnya gampang banget ketemu kalo punya no hpnya.

Republik Hotspot

Ini aku ambil dari istilahnya Kompas, yang kemarin menulis soal Jogja yang demam hotspot. Lucu juga yaa.. di angkringan gitu loooh.. orang pada pegang Macbook berderet..secara di angkringan itu jajan 20 rebu juga udah kenyang buangeeeeet kalee!! Hmm..budaya bener2 udah bergeser! Dan Jogja memang bergeser juga tipikal mahasiswanya yaa.. Ya iyalaah..sekarang masuk Universitas Negeri aja juga mahal kemana-mana! Kayak UGM itu sekarang pasti isinya mahasiswa berduit lah, ada sih hasil penerimaan SPBM, tapi ya mungkin cuma berapa persennya kali yaa.. seperti yang dibaca di koran.

Menyedihkan memang.. Aku inget  banget, jama Dendi, adikku dulu kuliah di UGM, kayaknya segalanya masih serba murah. Uang kuliah pun murah! Coba sekarang.. hmmm..memang sih berdasarkan pengamatan terakhir pas ke Jogja, di Kaliurang sekarang makin penuh mobil mahasiswa..udah gitu platnya pada luar Jogja juga. Weeeeh..Makin sesak, makin bergeser budaya rakyatnya.. Padahal aku tuh cinta luar biasa sama Jogja seperti yang digambarkan di buku-buku Umar Kayam, Mangan ora Mangan Kumpul itu :)

Di obrolan2 dengan Oka, kayaknya pengen banget someday kita tinggal di Jogja..hehehe..Tapi seiring dengen pergeseran pola hidup dan budaya Jogja, rasa-rasanya bakal kayak Jakarta juga tuh kota ya! Kita liat deh nanti..

Add comment June 13th, 2008

Satu Lagi, Acara AIMI Sukses Berat!!

Seminggu menggelar AIMI Breastfeeding Fair memang bikin “tepar” juga. Maklum, yang ngurusin semua adalah emak-emak yang tugasnya gak cuma ngurusin acara ini. Masih ada pekerjaan kantor yang harus dipikirin, masih ada suami dan anak yang juga harus dipikirin, tapi memang segala sesuatu itu kalo diniatin bareng-bareng, ya sukses aja tuh adanya :) AIMI Breastfeeding Fair ini sendiri cuma disiapin oleh temen-temen AIMI hanya dalam waktu 2 mingguan! Gila kaan..?!Jadi mulai dari nyari pengisi stand bazaar (ada 24 stand), nyari sponsor, nyari narasumber dan artis untuk talkshow semua dikerjain keroyokan. Memang dari dulu kepengurusan AIMI ini bersifat cair banget! Sebagai organisasi NON PROFIT yang digerakkan oleh para volunteer, kita semua memang gak sanggup deh kalo mesti berorganisasi dengan saklek, misalnya tugas A dikerjakan oleh si A, tugas B dikerjakan oleh si B.. udah pasti gak mungkin banget deh! Karna itu, kita bikin ini semua cair dan pada akhirnya gotong royong yang jadi pemenang untuk semua pekerjaan dan proyek yang lagi kita kerjakan.

Sejak April lalu memang kita di AIMI sibuk dengan beberapa event yang digelar menjelang Pekan ASI Sedunia Agustus 2008 nanti. Event pertama pas April lalu, kita bikin Ulang Tahun AIMI Pertama di Bondies Kemang.  Acara Sharing&Caring tentang MPASI bersama dr. Tan Shot Yen dan berlangsung sukses. Acara kedua, ya AIMI Breastfeeding Fair ini di Darmawangsa Square..seminggu!! Acara terlama yang pernah kita bikin!

Judulnya aja acara ibu-ibu menyusui, anak-anak kita beberapa terpaksa diangkut juga ke venue. Padahal sebelumnya, setiap kali kita meeting di situ, anak-anak juga dibawa. Beberapa ibu-ibu yang gak kerja pasti bawa anaknya, tapi yang kerja, kayak aku gini, Rasya juga selalu nyusul dan ketemuan di DS. Bayangin aja, anak-anak itu..udah bosen banget dengan DS! hari pertama kedua sih masih seneng, hari-hari berikutnya udah pada mulai protes “Gak mau lagi ikut mama/bunda/ibu/mami ke DS!” hmmm… kasian ya mereka. Padahal emaknya tetep harus pergi aja gitu ke DS ngurus segala macem keperluan Breastfeeding Fair. Kadang harus standby dari pagi jam 9 sampe jam 8 malem.. Makanya gak heran, kalo di rumah tiba-tiba kulkas kosong, anak-anak nggak dijemput pulang les..dan sedikit sindiran dari suami :)

Tapiiii, suami-suami kita itu turut menyukseskan acara ini. Beberapa rajin ikut nongkrongin DS juga sepulang kantor (termasuk Ayah Oka dan Papa Agus-nya Lentera..hehe) sambil nungguin istri ngurusin stand dan talkshownya AIMI.

Acara digelar 6 hari dan setiap hari selalu ada talkshow yang menampilkan narasumber dan artis. Tasya yang kebagian memastikan semua narasumber dan artis itu dateng, bener-bener seminggu penuh gak bisa tidur tuh! hehehe.. Sementara yang lain juga sibuk ngurusin yang lain, seperti aku harus ngurusin wartawan dan memastikan acara kita bisa diliput sesuai dengan porsi acaranya (maksudnya ya jangan ngegossip aja gitu tapi wawancara di lokasi acara kita :-p)

Tapi syukurlah semua itu sudah berakhir dengan sukses. Rasanya kecapekan kita bener-bener terobati karna acara berlangsung sukses. Talkshow semuanya menarik dan banyak diminati, bahkan ada beberapa ibu yang fanatik gitu dateng tiap hari ke DS untuk ikut semua talkshow. Konsultasi juga lumayan banyak dan yang pasti stand jualan AIMI juga laris manizz!

Semua ini bener2 berkah buat kita, semoga bisa membantu keuangan AIMI juga yang selama ini masih empot-empotan karna memang kita swadana. Semua yang kerja sama sekali tak dibayar, mungkin malah harus nombok karna kan tetep harus makan, bayar parkir (parkir di DS mahal deh!) dll. Tapi yaah..itung2 nabung pahala aja :) Makanya, kita2 ini ya, kalo ada yang ngomel katanya AIMI nyari untung gede banget itu jadinya bener-bener sakiiiit rasanya. Cuma yaaa…mesti bersabar aja kali!

Yang jelas, tunggu acara keren yang bakal digelar AIMI selanjutnya ya.. Insya Allah akan ada dua acara besar lagi yang akan kita gelar menjelang Pekan ASI Sedunia 2008. Semuanya demi ibu-ibu yang semoga makin rajin menyusui dan makin rajin nularin MLM ASI ke banyak orang, Semuanya demi masa depan anak-anak Indonesia yang harus menerima nutrisi terbaik dari ibunya. Go ASI Go AIMI!!!

Mo jadi member AIMI, donatur, pengurus, atau volunteer? Kirim email ke kontak@aimi-asi.org yaaa.. Gabung bareng kita untuk meluaskan MLM ASI! Say YES to ASI!! NO SUFOR!!

 

 

Add comment June 12th, 2008

Previous Posts